Cinque Terre

Pusat Informasi COVID-19 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara

center

SATGAS COVID-19 BOLMUT

0853-4364-3434

0853-9626-9378

Layanan Informasi atau Pertanyaan Umum

center

HOTLINE COVID-19 NASIONAL

119 ext. 9

Layanan Informasi atau Pertanyaan Umum




DATA TERPAPAR COVID-19 KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA

Update Terakhir Tanggal: 03 Agustus 2020 , Pukul : 08:00
Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara


POSITIF


4


Jiwa


SEMBUH


4


Jiwa


MENINGGAL


0


Jiwa

DATA PANTAUAN COVID-19 KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA

Update Terakhir Tanggal: 03 Agustus 2020 , Pukul : 08:00
Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara

Orang Tanpa Gejala
(OTG)


0


Jiwa

Orang Dalam Pemantauan
(ODP)


0


Jiwa

Pasien Dalam Pengawasan
(PDP)


0


Jiwa

GRAFIK PANTAUAN COVID-19 KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA

Update Terakhir Tanggal: 03 Agustus 2020 , Pukul : 08:00
Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara

Grafik

Diagram

DATA TABEL PANTAUAN COVID-19 PER KECAMATAN

Update Terakhir Tanggal: 03 Agustus 2020 , Pukul : 08:00
Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
No KECAMATAN OTG ODP PDP POS SEMBUH MENINGGAL

YANG HARUS ANDA DIKETAHUI

Responsive image

Mengurangi Resiko

30-October-2020

Sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir adalah pertahanan pertama dari virus Corona. Di samping itu, ada cara-cara lain yang harus Anda ketahui untuk melindungi diri dan orang lain.

Tips Kebersihan

  1. Sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik atau cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol)
  2. Cuci tangan pakai sabun atau cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol) dimana saja sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah menggunakan toilet.
  3. Tutup mulut dan hidung dengan siku terlipat saat batuk atau bersin atau gunakan tisu, yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup setelah digunakan.
  4. Jaga jarak paling sedikit 1 meter dengan orang.
  5. Hindari menyentuh wajah karena mulut, hidung mata dapat menjadi pintu masuk virus.

Responsive image

Cari Informasi Yang Benar

30-October-2020

Virus Corona adalah penyakit baru dan para ahli masih terus meneliti sejauh mana keganasan dan tingkat penyebarannya. Informasi berubah cepat dan banyak informasi menyesatkan beredar di masyarakat. Ikuti selalu informasi terbaru dari para ahli yang kredibel.
Semua orang harus berusaha mengikuti informasi perkembangan tentang penyakit virus corona COVID-19. Virus ini telah menyebar ke lebih dari 110 negara sejak Desember 2019. Negara-negara yang memiliki banyak kasus telah mengeluarkan regulasi-regulasi baru untuk menghentikan penyebaran virus dan mengatasi KLB (Kejadian Luar Biasa). Penting untuk terus mengikuti pemberitaan terbaru COVID-19 dan jangan terperangkap dalam berita hoax atau informasi yang salah. Anda dapat menyebar informasi yang bermafaat pada keluarga dan tetangga. Dengan media sosial dan aplikasi komunikasi seperti Whatsapp kita dapat tetap berkomunikasi dengan orang tercinta yang tinggal di wilayah berbeda.

Responsive image

Apa yang perlu dilakukan bila sakit?

30-October-2020

Gejala utama infeksi virus corona adalah demam, batuk dan sesak napas.

  • Kelompok lansia (lanjut usia) dan orang dengan masalah kesehatan menahun (kronis) seperti penyakit jantung, diabetes dan penyakit paru berisiko mengalami sakit yang serius.
  • Jika Anda merasa tidak sehat, demam, lelah dan batuk kering, istirahatlah yang cukup di rumah dan cukup minum. Bila keluhan berlanjut, atau disertai dengan kesulitan bernapas (sesak atau napas cepat), segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan.
  • Jaga jarak setidaknya 1 meter dari anggota rumah tangga lainnya
  • Pada saat berobat ke fasilitas layanan kesehatan gunakan masker. Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar dengan menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup.

TANYA JAWAB


Ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala virus corona yang ringan, bagaimana caranya saya merawatnya di rumah?

Bila ada anggota keluarga yang mengalami demam, rasa lelah atau batuk kering, cari pertolongan pada sarana kesehatan dan ikuti perintah tenaga kesehatan. Bila diminta rawat di rumah dan Anda mampu, tempatkan anggota keluarga itu di ruang terpisah yang memiliki akses ke kamar mandi. Anggota keluarga itu harus memakai masker dan menghindari kontak dengan anggota keluarga lainnya dan tidak boleh meninggalkan rumah kecuali berobat.

Meski terisolasi, Anda masih dapat menunjukkan kasih sayang dan perhatian dengan tetap berkomunikasi via telepon atau WA, bantu mengerjakan tugas-tugasnya yang terbengkalai dan menyediakan makanan untuknya. Secara teratur bersihkan permukaan benda-benda atau bagian-bagian di rumah yang sering disentuh tangan dengan disinfektan termasuk kamar mandi yang digunakan anggota keluarga yang tengah diisolasi setiap selesai digunakan. sumber: https://www.covid19.go.id/

Adakah obat khusus untuk mencegah atau mengobati virus corona baru?

Sampai saat ini, belum ada obat khusus yang disarankan untuk mencegah atau mengobati penyakit yang disebabkan virus corona baru (COVID-19). Mereka yang terinfeksi virus harus menerima perawatan yang tepat untuk meredakan dan mengobati gejala, dan mereka yang sakit serius harus dibawa ke rumah sakit. Sebagian besar pasien sembuh karena perawatan untuk gejala yang dialami.

Beberapa perawatan spesifik saat ini tengah diteliti, dan akan melalui uji klinis. WHO membantu mempercepat upaya penelitian dan pengembangan dengan sejumlah mitra. sumber: https://www.covid19.go.id/

Apa itu virus corona baru dan COVID-19?

Virus corona baru atau novel coronavirus (nCoV) adalah jenis virus corona baru yang menimbulkan penyakit yang bernama COVID-19. Sebelum dikenal sebagai COVID-19, penyakitnya dikenal sebagai virus corona baru 2019 atau 2019-nCoV.

Virus corona baru adalah virus baru, tapi mirip dengan keluarga virus yang menyebabkan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan sejumlah influensa biasa.

sumber: https://www.covid19.go.id/

Apa saja pengobatan infeksi virus corona (COVID-19) yang tersedia?

Saat ini belum ada pengobatan khusus yang efektif untuk infeksi virus corona baru. Vaksin mungkin baru bisa tersedia 18 bulan ke depan (2021). Sementara ini, cara terbaik adalah melakukan tindakan pencegahan, yaitu:

  • Sering suci tangan pakai sabun dan air mengalir
  • Hindari menyentuh muka
  • Jauhi orang yang menunjukkan gejala (demam, batuk kering, kelelahan)
  • Bila Anda mengalami demam, rasa lelah dan batuk kering, segera cari pengobatan
  • Anda dapat menguatkan sistem kekebalan diri dengan melakukan perilaku sehat, seperti olah raga teratur, makan makanan bergizi seimbang, tidak merokok dan memastikan Anda dan anak Anda mendapat imunisasi lengkap.

sumber: https://www.covid19.go.id/

Apa saja tanda atau gejala infeksi virus corona?

Bila seseorang terinfeksi virus, dia akan menunjukkan gejala dalam 1-14 hari sejak terpapar virus. Gejala umumnya adalah

  • demam
  • rasa lelah
  • batuk kering

Sebagian besar orang hanya akan mengalami gejala ringan, namun di kasus-kasus yang tertentu, infeksi dapat menyebabkan pnemonia dan kesulitan bernapas. Pada sebagian kecil kasus, infeksi virus corona bisa berakibat fatal. Orang lanjut usia (lansia) dan orang-orang dengan masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung atau diabetes kemungkinan mengalami sakit lebih serius.

Karena gejala-gejalanya mirip flu biasa, maka perlu dilakukan tes untuk memastikan apakah seseorang terinfeksi virus corona. Tes tersedia di rumah sakit-rumah sakit rujukan bagi orang yang mengalami gejala-gejala atas dasar perintah dokter.

Kunci pencegahan virus corona (COVID-19): Sering suci tangan pakai sabun dan air mengalir, hindari menyentuh muka, jauhi orang yang menunjukkan gejala (demam, batuk kering, kelelahan), bila batuk atau bersin: tutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu yang dibuang langsung ke tempat sampah tertutup setelah dipakai. sumber: https://www.covid19.go.id/

Apa yang dimaksud dengan pandemi?

WHO (World Health Organization atau Badan Kesehatan Dunia) secara resmi mendeklarasikan virus corona (COVID-19) sebagai pandemi pada tanggal 9 Maret 2020. Artinya, virus corona telah menyebar secara luas di dunia. Istilah pandemi terkesan menakutkan tapi sebenarnya itu tidak ada kaitannya dengan keganasan penyakit tapi lebih pada penyebarannya yang meluas. Ingat, pada umumnya virus corona menyebabkan gejala yang ringan atau sedang, seperti demam dan batuk, dan kebanyakan bisa sembuh dalam beberapa minggu. Tapi bagi sebagian orang yang berisiko tinggi (kelompok lanjut usia dan orang dengan masalah kesehatan menahun, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau diabetes), virus corona dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Kebanyakan korban berasal dari kelompok berisiko itu. Karena itulah penting bagi kita semua untuk memahami cara mengurangi risiko, mengikuti perkembangan informasi dan tahu apa yang dilakukan bila mengalami gejala. Dengan demikian kita bisa melindungi diri dan orang lain. sumber: https://www.covid19.go.id/

Bagaimana saya mempersiapkan diri menghadapi gangguan virus corona (COVID-19) pada pekerjaan atau sekolah?

Pertama, Anda membutuhkan informasi yang akurat untuk melindungi Anda dan keluarga dari infeksi. Dengarkan panduan dari pihak berwenang dan ikut sampaikan informasi akurat tentang bagaimana mencegah penularan antar individu maupun di dalam komunitas. Yang perlu Anda perhatikan sebetulnya sama dengan persiapan untuk keadaan darurat pada umumnya, yaitu:

  • Pastikan anggota rumah tangga yang dalam pengobatan memiliki persediaan yang cukup untuk 30 hari
  • Siapkan persediaan makanan setidaknya untuk 3 hari
  • Siapkan persediaan sabun dan air untuk mencuci tangan pakai sabun
  • Cari tahu rencana tanggap darurat sekolah atau tempat kerja dan usahakan mendapat informasi terkini.
  • Bagi nomor kontak Anda pada keluarga, kawan dan tetangga untuk berjaga-jaga bila dibutuhkan

https://www.covid19.go.id/

Bagaimana virus corona baru menyebar?

Virus dapat berpindah secara langsung melalui percikan batuk dan napas orang terinfeksi yang kemudian terhirup orang sehat. Virus juga dapat menyebar secara tidak langsung melalui benda-benda yang tercemar virus akibat percikan atau sentuhan tangan yang tercemar virus. Virus bisa tertinggal di permukaan benda-benda dan hidup selama beberapa jam hingga beberapa hari, namun cairan disinfektan dapat membunuhnya.

Jika tangan tercemar percikan, virus dapat menyebar melalui sentuhan antar-orang, karena itu penting untuk sering mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir serta sementara waktu, menghindari bersalaman atau saling mencium pipi.

Berapa lama masa inkubasi COVID-19?

Masa inkubasi adalah jangka waktu antara terjangkit virus dan munculnya gejala penyakit. Pada umumnya masa inkubasi COVID-19 diperkirakan berkisar dari 1 hingga 14 hari, umumnya sekitar lima hari. Perkiraan ini akan diperbarui seiring dengan tersedianya lebih banyak data.

sumber: WHO

Berapa lama virus ini bertahan di atas permukaan benda?

Belum dipastikan berapa lama virus penyebab COVID-19 bertahan di atas permukaan benda, tetapi perilaku virus ini menyerupai jenis-jenis coronavirus lainnya. Penelitian coronavirus, dan juga informasi awal tentang virus penyebab penyakit COVID-19, mengindikasikan virus dapat bertahan di permukaan benda antara beberapa jam hingga beberapa hari. Lamanya virus bertahan mungkin dipengaruhi kondisi-kondisi yang berbeda (seperti jenis permukaan, suhu atau kelembaban lingkungan).

Jika Anda merasa suatu permukaan mungkin terinfeksi, bersihkanlah dengan disinfektan sederhana untuk membunuh virus dan melindungi diri Anda dan orang lain. Cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan pembersih berbahan alkohol (minimal 60%). Hindari menyentuh mata, mulut, atau hidung Anda.

sumber: WHO

Cara mengenakan, menggunakan, melepas dan membuang masker

Ingat, masker sebaiknya hanya digunakan tenaga kesehatan, orang yang merawat orang sakit, dan orang-orang yang memiliki gejala-gejala pernapasan, seperti demam dan batuk.

  • Sebelum menyentuh masker, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih berbahan alkohol (minimal 60%)
  • Ambil masker dan periksa apakah ada sobekan atau lubang
  • Pastikan arah masker sudah benar (pita logam terletak di sisi atas)
  • Pastikan sisi depan masker (sisi yang berwarna) menghadap depan
  • Letakkan masker di wajah Anda. Tekan pita logam atau sisi masker yang kaku sampai menempel sempurna ke hidung
  • Tarik sisi bawah masker sampai menutupi mulut dan dagu
  • Setelah digunakan, lepas masker, lepas tali elastis dari daun telinga sambil tetap menjauhkan masker dari wajah dan pakaian, untuk menghindari permukaan masker yang mungkin terkontaminasi.
  • Segera buang masker di tempat sampah tertutup setelah digunakan
  • Bersihkan tangan setelah menyentuh atau membuang masker/ Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan pembersih berbahan alkohol (minimal 60%)

sumber: WHO

@INFOCOV BOLMUT 2020 - photoklikStdio
Jumlah Pengunjung : 2,849

Powered by:
Dinas Komunikasi Informatika Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara